Bimbingan Teknis Daring Bagi Admin LKP Se- Provinsi Jambi Tahun 2019

          Lembaga Kursus dan Lembaga Pelatihan merupakan dua satuan pendidikan Nonformal seperti yang tertera dalam pasal 26 ayat (4) UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Secara umum dalam pasal 26 ayat (5) dijelaskan bahwa Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.Selain itu kembali diperlengkap dalam pasal 103 ayat (1) PP No. 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan bahwa kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat dalam rangka untuk mengembangkan kepribadian profesional dan untuk meningkatkan kompetensi vokasional dari peserta didik kursus.

            Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, telah merumuskan bahwa salah satu sasaran rencana strategisnya adalah bertambahnya jumlah angkatan kerja muda memiliki pengetahuan dan sikap  kecakapan  kerja dan kecakapan berwirausaha yang sebelumnya berjumlah 4.300 orang pada tahun 2015 menjadi 10,211 orang pada tahun 2017. Hal ini dicanangkan guna menghadapi tantangan dan permasalahan berupa masih tingginya jumlah pengangguran terselubung (disguised unemployment): 7,244 Juta Jiwa; rendahnya jumlah wirausahawan baru (rasio 1,6% atau 3,9 Juta dari 240 juta); adanya  ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja; perlu  kesiapan tenaga kerja terampil menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA); serta masih adanya masalah tenaga kerja Indonesia (TKI)  yang kurang kompeten di luar negeri.

          Peningkatan jumlah angkatan kerja tersebut, menjadi tantangan tersendiri  pada tiap-tiap daerah di Indonesia guna mengurangi tingkat pengagguran dan kemiskinan.  Jambi sebagai salah satu provinsi di Indonesia  bersemangat dalam membangkitkan ekonomi melalalui peningkatan sumberdayanya melalui Workshop  pengelola  kursus dan pelatihan yang disesuaikan dengan sumberdaya alam yag ada diProvinsi Jambi. Dengan adanya sumber daya manusia yang handal diharapkan dapat memasuki dunia usaha dan siap bekerja baik.

Peran kursus dan pelatihan dalam memberikan layanan pengetahuan, keterampilan, dan sikap bagi masyarakat, merupakan salah satu aspek yang sangat strategis dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Jumlah lembaga kursus dan pelatihan yang jumlahnya mencapai kurang lebih 16.008 LKP di Indonesia, dengan berbagai jenis keterampilan merupakan kekuatan yang sangat besar dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan pengentasan kemiskinan dan pengangguran tersebut.

Balai Pengembangan Paendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP APUD dan Dikmas) Jambi melalui salah satu tugas pokoknya untuk tahun 2018 berupaya melaksanakan Pembinaan  terhadap pengelola LKP se-Provinsi Jambi, melalui kegiatan workshop pengelola LKP, diharapkan  pengelola LKP   dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugas Kegiatan workshop pengelola LKP se-Provinsi Jambi diselenggarakan selama 5 hari (40 jampel @ 60 menit), tanggal 05  sampai dengan 09 November  2019. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas ) Jambi, Jl. Koni No. 43 Muara Bulian Jambi Telp. 0743-21298

Untuk melihat keberhasilan dari pelaksanaan suatu diklat atau untuk melihat apakah materi yang telah diberikan dapat diserap oleh peserta ini  dapat dilihat melalui peningkatan peserta dalam menghadapi materi yang disampaikan oleh narasumber dalam bentuk berbagai bentuk pertanyaan dan pernyataan dalam proses pembelajaran dan pelaksanaan diskusi kelompok yang dilakukan pada kegiatan workshop pengelola LKP.

Peserta Workshop  Kursus dan Pelatihan adalah  pengelola kursus sebanyak 45 orang diprioritaskan lembaga yang belum mendapatkan program bantuan pemerintah  PKK dan PKW yang berada di Kab/Kota Provinsi Jambi

Kriteria peserta:

  1. Memiliki akses layanan
  2. Diuatamakan Usia 20 -50 tahun
  3. Sehat jasmani dan rohani
  4. Memahami program LKP
  5. Bersedia mengikuti diklat dari awal sampai akhir
  6. Bersedia membelajarkan sesama Pengelola kursus dan pelatihan

Comments

comments